http://komisigratis.com/?reg=lindrafebriansyah

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Sabtu, 11 Mei 2013

Jabar Dikatakan Sebagai Sarang Teroris Kata Anggota Dewan


detail berita

BANDUNG- Anggota Komisi A DPRD Jawa Barat (Jabar), Deden Darmansyah, menilai, para teroris 'bersarang' di Jabar lantaran masyarakat Jabar yang terkenal akan keramahannya menerima tamu atau orang-orang baru.

“Jabar itu terkenal dengan kearifan budayanya, seperti menghargai pendatang atau tamu yang datang ke wilayahnya,” tutur Deden saat dihubungi wartawan, Jumat (10/5/2013).

Dengan demikian, Deden memaklumi jika daerah Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kota Cimahi atau pun daerah priangan lainnya dijadikan tempat persembunyian oleh para teroris.

Dia beraharap, masyarkaat bisa meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan di wilayahnya, salah satunya dengan menggiatkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).

“Siskamling di setiap RT/RW harus ditingkatkan. Kalau ada warga yang dicurigai, warga diharapkan bisa berperan pro-aktif untuk melapor ke petugas,” tuturnya.

Meski demikian, pihaknya tetap mengapresiasi kinerja pihak Kepolisian yang sudah optimal dalam penangangn terorisme. Menurutnya, mulai dari intelijen hingga penangkapan tersangka sudah sesuai dengan undang-undang.

Sementara itu, Ketua Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) Jabar, Dede Yusuf Macan Effendi mengatakan aksi terorisme bisa dicegah mulai dari sturuktur terbawah masyarakat.

"Pencegahan jaringan teroris harus manunggal aparat dan rakyat, dimulai dari struktur terbawah yaitu RT/RW harus peduli ketentraman. Protap 'Tamu wajib Lapor 1 x 24 Jam' harus dihidupkan lagi," kata Dede dalam rilis yang diterima wartawan.

Seharusnya, kata Dede, Ketua RT/RW harus tahu betul identitas warganya. Selain itu, aparat penegak hukum pun harus proaktif berkoordinasi dengan RT/RW jangan hanya sampai berkoordinasi di tingkat kecamatan/kelurahan.

“Teroris ini adalah kriminal dan tidak sama sekali terkait dengan ajaran agama. Oleh karenannya mereka harus diperlakukan sebagaimana layaknya pelaku kriminal,” tegasnya. 
Poskan Komentar