http://komisigratis.com/?reg=lindrafebriansyah

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Jumat, 13 September 2013

Pique Merasa Diperbudak Gaya Tiki-Taka

Gerard Pique (Foto: Reuters)BARCELONA – Bek Barcelona, Gerard Pique bersyukur kedatangan Pelatih Gerardo ‘Tata’ Martino membuat Blaugrana tidak menjadi budak gaya bermain tiki-taka. Menurut Pique, di bawah asuhan Martino, Barca memiliki pendekatan alternatif dalam bermain.
 
Klub asal Catalan ini menikmati era kesuksesan mereka di bawah asuhan Pep Guardiola, yang mengembangkan gaya bermain tiki-taka. Kemudian dilanjutkan dengan Tito Vilanova, yang juga menekankan gaya bermain tiki-taka berbasis penguasaan bola. Kehadiran Martino pun diyakini Pique membawa hal positif untuk Barca.
 
"Kami telah memainkannya (Tiki-Taka) beberapa tahun dengan pelatih yang dihasilkan dari dalam klub, dengan Pep dan kemudian Tito, yang mungkin lebih menekankan gaya bermain sebelumnya. Mungkin kami sampai pada titik bahwa kami sedikit diperbudak untuk itu,” jelas Pique, seperti dilansirGazzetta dello Sport, Rabu (11/9/2013).
 
"Tata tiba dari luar (Barcelona), sementara dia memiliki ide yang sama dalam bermain sepakbola, juga untuk penguasaan bola, tetapi dia juga memiliki pilihan lain untuk bermain,” jelas pemain internasional Spanyol ini.
 
"Dia memiliki beberapa ide yang sangat, sangat positif, dalam arti bahwa kami memiliki beberapa varian dalam bermain. Dalam sepakbola Anda harus meningkat setiap tahun, berkembang, dan akhirnya orang akan bisa melihat,” terangnya.
 
Pique juga melihat, dengan dilatih Martino, permainan bola panjang bukan tak mungkin diterapkan oleh Barca. Dia juga senang, karena apa yang dibawa Martino sama sekali tidak mengubah identitas Blaugrana sebagai tim.
 
"Jika kami menyerang, memainkan beberapa bola panjang tidak buruk, itu bisa mengubah permainan, dan dapat memberi kami ruang untuk bernapas,” kata pemain berusia 26 tahun ini.
 
"Adalah normal untuk mencoba variasi baru, karena bertahun-tahun memainkan gaya itu, sekarang lawan kami tahu dan akan menylitkan. Kini kami menemukan solusi alternatif, namun, tanpa mempengaruhi identitas kami,” tandasnya
Poskan Komentar